√ Ternyata Begini,, Cara Baca Kode Busi NGK Dan Denso,,, Yuk Simak

Posted on

Kode Busi NGK – Busi dalam hal ini memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem pengapian di kendaraan seperti motor. Fungsi busi sendiri ialah untuk mengubah tegangan listrik yang disalurkan koil, menjadi percikan api yang akan membakar campuran bahan bakar dan udara di ruang mesin yang telah dikompresi.

Tiap busi pastinya memiliki spesifikasi masing-masing, makanya kalian harus tahu bagaimana cara baca kode busi NGK dan Denso. Lantas kenapa cuma NGK dan Denso ?? Hal ini karena memang dua merek ini yang paling umum sekali ditemui di Indonesia.

Ternyata Begini,, Cara Baca Kode Busi NGK Dan Denso,,, Yuk Simak

Nah kalian harus tahu nih bagaimana cara baca kode busi agar tidak salah memilih busi dan jadi bisa tahu substitusi seandainya kalian tidak nemu busi NGK bisa pakai Denso dan sebaliknya.

Cara Baca Kode Busi NGK Dan Denso

Nah begini cara baca kode busi NGK dan Denso, yuk disimak ulasannya dibawah ini:

Kode Busi NGK

Ambil contoh busi kode CPR8EA-9

  • C = Diameter ulir (A=18 mm, B=14mm, C=10 mm, D=12 mm, E=8 mm).
  • P = Projected Insulator, artinya terdapat tonjolan insulator.
  • R = Kode resistansi busi, biasanya 5 kiloohm, busi dengan huruf R menandakan cocok untuk kendaraan dengan sistem pembakaran injeksi. Kalau masih karbu, bisa pakai busi tanpa huruf R.
  • 8 = Heating rate atau tingkat pelepasan panas busi, pada merek NGK busi panas angkanya 2-8 sedang busi dingin angkanya 9-12.
  • E = Panjang ulir busi sekitar 19 mm (E= 19 mm, H= 12,7 mm, L= 11, 2 mm).
  • A = Bentuk lengkungan ujung elektroda, kode huruf paling belakang ini menunjukkan desain busi.
  • 9 = Gap atau celah antar elektroda, 9 berarti panjang gap sebesar 0,9 mm.
Simak Juga :   √ Cara Benar Dan Tepat Mengukur Lingkar Kepala Untuk Helm,, Yuk Simak

Kode Busi Denso

Ambil contoh busi dengan kode U24FSU9

  • U = Diameter ulir busi 10 mm.
  • 24 = Heating rate atau tingkat pelepasan panas busi, semakin kecil angkanya termasuk busi panas. Busi panas 20, 19, dan seterusnya sedang busi dingin 24, 26, dan seterusnya.
  • F = Panjang ulir busi sekitar 12,7 mm (A-E, G-H=19 mm, F=12,7 mm, L= 11,2 mm).
  • S = Tipe rancangan busi.
  • U = Bentuk elektroda ground.
  • 9 = Gap atau celah antar elektroda, ini artinya celah busi 0,9 mm.

Ternyata Begini,, Cara Baca Kode Busi NGK Dan Denso,,, Yuk Simak

Lantas kalau sudah dapat membaca kodenya, kalian bisa nih mencari-cari alternatif seandainya busi bermasalah dan tidak ketemu toko menjual busi standar motor kalian. Jangan panik kalian bisa cari substitusi busi NGK dan Denso atau sebaliknya selama spesifikasinya sama.

Yang wajib kalian ketahui sebelum mencari alternatif busi dari merek lain ialah diamater ulir, panjang ulir dan heating rate. Selain itu kalau busi standar motor kalian pakai kode R alias resistor, maka busi alternatifnya harus berkode R pula.

Misalnya ambil contoh kalau motor kalian pakai busi NGK C7HSA, maka alternatifnya dari Denso ialah U20FS-U. Contoh lain busi yang sering ditemui ialah NGK CPR9EA-9, kalau alternatif dari Denso berarti kodenya U27EPR-9.

Pusing,, ya setidaknya kalian hafalin saja kode busi motor atau mobil kalian, tidak perlu hafalin semua jenis busi NGK dan Denso. Tidak bakal keluar di ujian kok gan,,, hehehe.

Demikianlah pembahasan mengenai Ternyata Begini,, Cara Baca Kode Busi NGK Dan Denso,,, Yuk Simak semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂