√ Ternyata Ini,, Risiko Melakukan Reamer Throttle Body Motor,,, Jika Salah Perhitungan !!!

Posted on

Throttle Body Motor – Mesin dengan berteknologi injeksi dilengkapi banyak komponen pendukung dalam proses pembakaran udara dan bensin di ruang mesin. Salah satu komponen tersebut ialah Throttle Body “TB”. Throttle Body memiliki fungsi untuk mengatur asupan udara yang masuk ke ruang bakar.

Fungsi Throttle Body

Yang dimana fungsinya mengatur jumlah udara yang masuk sewaktu pengendara mengoperasikan Throtlle Valve melalui Throttle Grip. Throttle Body memiliki beberapa sensor. Di Throttle Body banyak posisi sensor unit diletakkan, terdapat sensor suhu udara, sensor tekanan udara dan sensor posisi bukaan gas.

Namun tidak semua sensor tersebut terdapat di setiap motor injeksi ya. Untuk beberapa jenis motor Honda, ada yang hanya sensor Throttle bukaan gas saja yang disematkan di Throttle Body. Jika Throttle Body ini kotor, tentunya akan berpengaruh pada kinerja mesin itu sendiri dan menyebabkan motor menjadi tidak langsam.

Kotoran yang menempel pada injektor dan katup kupu-kupu Throttle Body biasanya berupa tumpukan karbon sisa pembakaran. Kerak membuat kerja katup kupu-kupu tidak dapat tertutup sempurna, jadinya aliran udara yang masuk ke ruang bakar tidak terkontrol makanya tidak langsam.

Akibat Salah Perhitungan Melakukan Reamer Throttle Body

Nah akibat salah perhitungan, inilah risiko yang bisa terjadi kalau melakukan reamer atau memperbesar diameter venturi Throttle Body motor. Proses yang umum dilakukan dari era motor karburator ini sedikit lebih rumit jika dilakukan pada Throttle Body.

Jika karburator diatur secara mekanis, kerja Throttle Body beriringan dengan beragam sensor elektronik yang diatur oleh ECU. Selain hasilnya tidak akan terpaut jauh dari diameter standar, kalau tidak akurat hasilnya dapat mengacaukan kerja sensor TPS.

Simak Juga :   [Termudah] Trik Memilih Jenis Velg motor Bekas Yang Masih Berkualitas

Jika posisi sensor TPS bergeser walau hanya 1 derajat, pembacaan bukaan gas ke ECU akan tidak sesuai. Pada saat memperbesar Throttle Body, perlu diiringi juga dengan mengganti katup berbentuk koin yang mengatur masuknya udara ke mesin.

Ternyata Ini,, Risiko Melakukan Reamer Throttle Body Motor,,, Jika Salah Perhitungan !!!

Katup standar sudah pasti tidak bisa dipakai lagi, nah katup pengganti juga mesti presisi dengan hasil reamer yang dilakukan. Sebab jika tidak, maka fungsi Throttle Body akan terganggu seperti gejala gas nyangkut atau langsam jadi sulit disetel.

Selain perlu biaya yang tidak sedikit, mengganti Throttle Body dengan yang lebih besar lebih disarankan dibanding reamer. Dengan biaya serupa prosesnya pun jauh lebih cepat dan simpel karena cukup copot pasang Throtlle Body lama dengan yang baru.

Demikianlah pembahasan mengenai Ternyata Ini,, Risiko Melakukan Reamer Throttle Body Motor,,, Jika Salah Perhitungan !!! semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂